Kasus kematian gadis cilik berparas cantik, Angeline masih mencuri perhatian publik. Selasa (16/6/2015), jenazah Angeline dipulangkan ke keluarga kandungnya di Banyuwangi.
Sang ayah, Achmad Rosyidi tak kuasa menahan kesedihannya saat melihat jasad anaknya yang terbujur kaku di dalam peti mati.
“Duh nduk nduk. Ketemune kok mati. Ampuni bapak yo nduk,” katanya lirih sebelum jenazah Angeline dipulangkan ke Banyuwangi.
Rosyidi tidak menduga bhawa dia tidak akan bertemu lagi dengan Angeline. Diketahui, dalam nota kesepakatan orang tua kandung memang dilarang bertemu sampai Angeline berusi 18 tahun.
Rosyidi juga mengungkapkan jika ia hampir sama sekali tidak mengetahui bagaimana keehidupan Angelina setiap harinya. Ia dan istrinya hanya diperbolehkan melihat Angeline saat masih berusia tiga atau empat bulan, setelah itu ia sudah tidak lagi bisa meelihat anaknya.
Ratusan orang memenuhi Instalasi Forensik Sanglah, Bali. Para pelayat mengumandangkan doa untuk gadis berusia 8 tahun tersebut.
“Angeline, kamu pasti masuk surga,” kata seorang pelayat berteriak.
Jenazah Angeline sudah sampai di rumah orangtua kandungnya. Jenazah selanjutnya di salatkan kemudian dikebumikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar